Promosi Vape Ilegal pada Akun Tiktok

Reviews | Senin, 24 Oktober 2022

Belum lama ini muncul akun anonim yang menghebohkan platform TikTok, yang menjanjikan akses mudah ke vape sekali pakai. Akun tersebut berhasil menciptakan semacam platform “black market”. Misalnya, salah satu profil ini tertaut ke situs web eksternal yang memungkinkan pengguna mengelompokkan produk secara massal.

Para ahli menyoroti alasan mengapa TikTok berjuang untuk mengekang promosi vape adalah karena TikTok sangat bergantung pada pengguna yang melaporkan konten, daripada melakukannya sendiri. 

“TikTok menekankan metode otomatis, dengan menyatakan [dalam kebijakan mereka] bahwa hal tersebut ‘memungkinkan tim kami untuk lebih fokus pada peninjauan konten kontekstual atau bernuansa, seperti ujaran kebencian, intimidasi dan pelecehan, serta informasi yang salah,” jelas Dosen Peradilan Pidana Griffith University, Andrew Childs, dikutip VICE.

Efek media sosial

Sementara itu, tinjauan dari 29 studi peer review yang telah diterbitkan sebelumnya, menemukan bahwa paparan produk tembakau dan vaping di media sosial menyebabkan peningkatan konsumsi pada produk tersebut.

Demikian pula, sebuah survei di Inggris menemukan bahwa adanya peningkatan signifikan dalam penggunaan vape tertentu yang populer di media sosial bagi anak-anak berusia di bawah 18 tahun, yang mengarah pada kecurigaan bahwa menonton influencer glamor yang mempromosikan produk di TikTok dan Instagram, menarik banyak anak muda untuk mencoba produk tersebut.

 

Via vapingpost.com

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *