Philip Morris dan BAT Sepakat Selesaikan Kasus Hak Paten

By Ardha Franstiya | News | Senin, 5 Februari 2024

Vapemagz – Philip Morris International (PMI) dan British American Tobacco (BATS) sepakat menyelesaikan kasus pelanggaran hak paten produk alternatif tembakau alias vape mereka.

Melansir Reuters, Senin (5/2/2024), BAT yang memproduksi vape Vuse dan produk pemanas tembakau Glo diperintahkan untuk membayar jutaan dolar kepada PMI setelah kalah di pengadilan.

Sementara, PMI dilarang mengimpor perangkat tembakau pemanas andalannya IQOS ke seluruh Amerika Serikat sebagai bagian dari kasus lainnya.

PMI dan BAT telah setuju untuk menyelesaikan kasus pelanggaran hak paten yang sempat tertunda. Artinya, keduanya tidak bisa asal klaim produk di masa depan.

Pengajuan PMI ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS menambahkan bahwa berdasarkan perjanjian tersebut, para pihak juga akan meminta pencabutan pemblokiran impor IQOS ke AS – sebuah kemenangan penting bagi PMI yang berupaya membawa perangkat tersebut ke pasar.

“Kami senang masalah ini diselesaikan demi kepuasan kedua belah pihak,” ujar Jacek Olczak, Chief Executive Officer PMI.

“Perjanjian ini merupakan langkah maju yang penting bagi BAT dan seluruh pemangku kepentingan kami,” susul Chief Executive Officer BAT, Tadeu Marroco, seraya menambahkan bahwa perjanjian ini akan memungkinkan perusahaan untuk fokus pada inovasi.

Perjanjian itu memungkinkan kedua perusahaan untuk memperkenalkan iterasi produk mereka di masa depan.

Seperti diketahui, pada April 2020, BAT menggugat PMI di AS dan Jerman atas pelanggaran hak paten untuk produk IQOS. Menurut BAT, IQOS merupakan device versi sebelumnya dari perangkat pemanas tembakau Glo.

Comments

Comments are closed.