Pertama Di Dunia, Masyarakat Inggris Akan Bagikan Vape Gratis Kepada Para Tunawisma

News | Senin, 13 September 2021

Fenomena menjamurnya pengguna rokok elektrik di negara Inggris saat ini mendapat perhatian yang luas dari masyarakat dunia. Negara itu diketahui memang menjadi negara yang ramah akan penggunaan vape.

Baru-baru ini sejumlah masyarakat yang tergabung dari berbagai golongan berencana akan membagikan secara gratis Starter Kit vape ke pusat-pusat tunawisma di Skotlandia, Wales, dan sebagian Inggris.

Tunawisma akan diberikan paket perdana vape gratis yang harganya sekitar 25 poundsterling sebagai bagian dari uji coba yang dirancang untuk membantu mereka berhenti merokok.

“Kita juga tahu bahwa rokok elektrik adalah metode paling populer untuk berhenti merokok, dengan beberapa penelitian menunjukkan bahwa rokok elektrik adalah bantuan yang lebih bermanfaat daripada permen karet atau patch nikotin dan jauh lebih tidak berbahaya daripada merokok tembakau”, kata Profesor Caitlin Notley selaku perwakilan Sekolah Kedokteran Norwich University of East Anglia seperti dilansir walesonline.co.uk, Senin (13/9/2021).

Kegiatan ini rencananya akan dilakukan di 32 pusat tunawisma di lima wilayah berbeda. Besaran biaya dari kegiatan ini pun ditaksir senilai 1,7 juta poundsterling dan akan mencakup 480 peserta, dengan 240 di setiap kelompok dan 15 dari setiap pusat.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 70% tunawisma yang tersebar di Inggris yang merokok konvensional. Hal demikian jauh lebih tinggi 14,1% daripada rata-rata warga di Inggris yang bukan dari tunawisma.

“Rokok elektronik meniru pengalaman merokok karena dipegang dengan tangan dan menghasilkan uap seperti asap saat digunakan. Mereka bisa menjadi pilihan yang menarik untuk membantu orang beralih dari merokok,” ujarnya.

Adapun proyek penelitian ini dipimpin oleh London South Bank University (LSBU) dan UCL bekerjasama dengan UEA, Kings College London, Queen Mary University of London, University of York, Cardiff University, University of Stirling dan University of Edinburgh. Selain itu, proyek ini juga telah didanai oleh National Institute for Health Research (NIHR).

Sementara itu, Profesor Lynne Dawkins dari LSBU mengatakan, dalam uji coba penelitian sebelumnya yang lebih kecil, ia menemukan bahwa vape bekerja dengan baik untuk para peserta yang saat ini sudah tak menghisap rokok konvensional lagi..

“Ini adalah studi pertama dari jenisnya di dunia yang melihat uji coba metode ini. Jika kami menemukan bahwa menyediakan kit pemula rokok elektrik gratis membantu orang untuk berhenti, maka pusat tunawisma dapat memutuskan untuk mengadopsi pendekatan ini di masa depan, untuk membantu mengurangi dampak penyakit terkait merokok pada para tunawisma.” Kata Profesor Lynne.

 

(Via walesonline.co.uk)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *