Mongolia Perketat Aturan Penjualan Vape kepada Anak di Bawah Umur

By Ardha Franstiya | News | Jumat, 23 Februari 2024

Vapemagz – Negara Asia Bagian Timur, Mongolia memperketat aturan penjualan rokok elektrik alias vape dan cairan liquid bebas nikotin kepada anak di bawah umur.

Hal tersebut merupakan keputusan dari Gubernur Ibu Kota Mongolia, Ulaanbaatar, Khishgeegiin Nyambaatar.  Wakil Gubernur Ulaanbaatar, O. Nominchime mengatakan bahwa keputusan ini demi mewujudkan kesehatan remaja dan lingkungan yang aman.

“Kami mulai memasang peringatan di tempat-tempat penjualan rokok elektrik untuk tidak menjual rokok elektrik kepada anak-anak di bawah usia 18 tahun,” ujar O. Nominchime dikutip dari media lokal Medee.MN, Jumat (23/2/2024).

“Kerangka hukum diperlukan untuk mengatasi isu-isu seperti promosi rokok elektrik. Sebuah kelompok kerja mengenai Undang-undang Pengendalian Tembakau telah diluncurkan di Kementerian Kesehatan. Pemkot sedang berupaya untuk mengajukan penelitian dan proposal ke kelompok kerja ini,” lanjutnya.

“Kami mendapat permintaan dari orang tua tentang perlunya memperhatikan rokok.Tidak ada angka pasti mengenai berapa banyak anak yang menghisap rokok elektrik, namun jelas bahwa penggunaannya dalam kehidupan nyata sangatlah tinggi. Penelitian lebih rinci harus dilakukan,” tambah O. Nominchime menjelaskan.

Menurut laporan dari Departemen Pendidikan, terdapat 8.938 pelajar menggunakan rokok elektrik di Kota Ulaanbaatar. Dari jumlah itu di antaranya 6.936 (77,6%) adalah laki-laki. Sementara, 2.017 (22,4%) dari kalangan perempuan.

Peraturan sendiri diberlakukan untuk para pelaku industri rokok elektrik di Mongolia. Bagi mereka yang melanggar akan dikenakan denda administratif hingga penutupan operasional.

Comments

Comments are closed.