Kemenkumham Sulut Luncurkan Program Kamar Bebas Asap Rokok Di Lapas Dan Rutan

By Bayu Nugroho | News | Kamis, 18 Februari 2021

Satu kebijakan baru yang tergolong unik baru saja diluncurkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Utara (Sulut). Lewat Divisi Pemasyarakatan, Kemenkumham meluncurkan program kamar bebas dari asap rokok di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) maupun rumah tahanan negara (rutan) di provinsi ini.

Lewat program ini, para narapidana perokok dan tidak perokok akan dipisahkan dalam penempatan kamar tahanannya, upaya ini dilakukan untuk menjamin kesehatan mereka. Program ini baru dikembangkan dan telah diluncurkan pada sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah itu, seperti di Rutan Kotamobagu, Lapas Perempuan di Tomohon, Lapas Tondano, Rutan Manado, dan Lapas Bitung.

“Berbagai program inovasi dilakukan, diantaranya kamar bebas dari asap rokok di UPT Lapas dan Rutan,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sulut Lumaksono didampingi Kadiv Pemasyarakatan Bambang Haryanto, di Manado, Senin (15/2).

Shutterstock
Beberapa rutan dan lapas sudah mengkonfirmasi status pembagian kamar tahanan bebas asap rokok seperti Rutan Manado terdapat lima kamar, Rutan Kotamobagu lima kamar, LP Perempuan Tomohon bebas dari asap rokok, dan Lapas Tondano menyiapkan satu blok khusus kamar bukan perokok.

Dalam pelaksanaannya setiap kepala lapas dan kepala rutan diminta untuk menyiapkan kamar khusus bebas dari asap rokok. Awalnya target program ini hanya menyediakan satu atau dua kamar saja, namun karena mendapat respon yang baik kamar tahanan khusus ini terus bertambah.

Lumaksono mengaku sempat terharu saat di Kotamobagu, Tomohion, Tondano serta Bitung, warga binaannya berterima kasih karena mereka diberikan kesempatan hidup sehat di dalam kamarnya.

(Via Antara News)

Comments

Comments are closed.