Israel Usulkan Pungut Pajak Produk Vaping Tertinggi di Dunia

News | Minggu, 21 November 2021

Israel merencanakan pajak atas produk vaping yang akan menjadi yang tertinggi di dunia, dan Negeri Zionis itu hanya memiliki beberapa hari untuk membuat komentar publik tentang rencana tersebut.

Dihimpun dari berbagai sumber, pajak baru ini akan berlaku minggu depan. Pejabat pemerintah percaya pajak akan menghilangkan rokok elektrik sekali pakai yang telah populer pada kalangan anak muda di Israel.

Skema pajak akan mengenakan pajak grosir 270 persen ditambah 11,39 Shekel Baru Israel (NIS) per mililiter (dengan pajak minimum NIS 21,81 per ml) untuk e-liquid dalam kemasan. Jumlah satu NIS sama dengan 32 sen AS, yang berarti pajak minimum untuk e-liquid adalah $6,98 per ml. Pajak minimum untuk pod yang sudah diisi sebelumnya atau sekali pakai masing-masing adalah NIS 32,72 atau sama dengan $10,47.

Rancangan perintah Kementerian Keuangan Israel diposting dan terbuka untuk komentar publik hingga 21 November pukul 9:00 yang akan datang. Sejauh ini, hanya 14 komentar saja yang diterima oleh Kementerian Keuangan Israel.

Seperti bahasa “tax parity” yang saat ini menjadi bagian dari the U.S. Build Back Better Act, proposal pajak di Israel adalah upaya untuk mengenakan pajak pada produk vaping dengan tarif yang sama dengan rokok. Dampaknya tentu membuat produk nikotin berisiko rendah sama mahalnya dengan produk mematikan, berlawanan dengan apa yang seharusnya dilakukan oleh kebijakan publik yang rasional.

Banyak kalangan menilai tarif pajak rokok elektrik seperti itu tidak dimaksudkan untuk mengumpulkan uang untuk pemerintah, melainkan untuk menghancurkan pasar vaping di Israel. Tampaknya pemerintah Isreal tidak menyadari bahwa pungutan pajak yang tinggi seperti itu akan menjadi bumerang dan segera menciptakan pasar gelap vaping di Israel.

(Via vapeast.com)

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *