IQOS Diluncurkan di Amerika Serikat Secara Diam-Diam

By Vapemagz | News | Minggu, 6 Oktober 2019

Philip Morris International Inc. secara diam-diam meluncurkan produk heat not burn (HNB) andalannya IQOS di Amerika Serikat. Hal ini dapat terlihat pada toko kaca-minimalis di mal Lenox Square di daerah Buckhead, Atlanta, Georgia, menawarkan perangkat perusahaan, yang memanaskan produk HNB tersebut.

Toko ini adalah salah satu dari dua toko yang direncanakan dibuka untuk daerah itu. IQOS juga akan dipasarkan di area penjualan seperti kios, toko-toko seperti Circle K dan bahkan toko seluler disekitar kota. Tujuannya adalah sekaligus untuk menyediakan uji coba mendorong para perokok dewasa beralih ke IQOS.

Selain PMI, Altria juga akan memasarkan IQOS di AS melalui perjanjian lisensi dengan PMI. Altria dan PMI mulai mengembangkan IQOS ketika perusahaan masih digabungkan. PMI melanjutkan proses pekerjaan setelah berpisah dari Altria pada 2008. IQOS telah diluncurkan di Nagoya, Jepang, dan Milan, Italia pada 2014 lalu dan sejak itu telah diperkenalkan di sekitar 49 negara.

Sekadar informasi, Altria tahun lalu juga menginvestasikan sekitar USD 13 miliar pada saham JUUL Labs untuk mendapatkan 35 persen saham dari produsen produk rokok elektrik paling favorit di AS, JUUL. Investasi ini yang dianggap menggagalkan kesepakatan yang akan membawa Altria dan Philip Morris bersatu kembali pada akhir bulan lalu.

CNBC
Toko IQOS di mal Lenox Square, Atlanta.

Juru bicara Altria David Sutton mengatakan pada hari Kamis (3/10/2019) bahwa toko di Lenox Square berada dalam operasional soft opening selama lebih dari seminggu. Lokasi kedua akan segera dibuka di Mall of Georgia.

Toko Lenox Square hanya ditandai dengan logo IQOS, memberikan indikasi bahwa toko tersebut menjual produk-produk tembakau. Di pintu, tulisan putih kecil bertuliskan “Selamat datang Perokok 21+,” dan seorang wanita di pintu memeriksa kartu identitas dan bertanya kepada pelanggan potensial apakah mereka perokok. Jika mereka mengatakan tidak, mereka dapat memasuki toko tetapi tidak dapat mencoba perangkat atau membelinya.

Philip Morris mengatakan IQOS adalah jenis produk yang berbeda dari perangkat vaping lainnya. Produk ini dirancang khusus untuk mengadaptasi gaya merokok dengan rasa tembakau yang serupa. IQOS memanaskan produk tembakau kering untuk membuat aerosol, dan tidak seperti perangkat vape, IQOS tidak menggunakan cairan yang diuapkan. IQOS disebut-sebut bisa bertahan dengan jumlah waktu yang sama dengan rokok biasa – sekitar 14 isapan atau 6 menit.

(Via Bloomberg)

Comments

Comments are closed.