Filipina: DOH Larang Vaping Di Ruang Publik

By Bayu Nugroho | News | Jumat, 12 Juli 2019

Wakil Sekretaris Department of Health of the Philippines (DOH), Eric Domingo, mengungkapkan bahwa Sekretaris Francisco Duque III telah menandatangani undang-undang yang melarang penggunaan rokok elektrik di tempat-tempat umum. Namun, undang-undang ini belum dijalankan, karena DOH belum menerbitkan aturan di surat kabar sebagaimana diharuskan oleh hukum.

“Kami akan bekerja bersama untuk melarang penggunaan rokok elektrik di tempat umum, seperti halnya larangan tembakau dan rokok di tempat umum. Orang yang tidak ingin menghirup asap rokok harus dilindungi sehingga mereka tidak menghirup asapnya,” kata Domingo.

Pada 2018, DOH telah mengeluarkan resolusi yang mengatur rokok elektrik sebagai alat pengurangan dampak buruk tembakau. Anggota parlemen setempat merujuk pada keberhasilan yang diperoleh di Inggris setelah pengesahan rokok elektrik sebagai alat alternatif, dan menyebutkan laporan terkenal oleh Public Health England (PHE) dan Royal College of Physicians (RCP), vaping berada di kisaran 95 persen lebih aman daripada merokok. Sayangnya, ini tidak berpengaruh untuk mencegah larangan ini.

AFP / Getty Images
Departemen Kesehatan telah melarang penggunaan rokok elektrik di ruang publik, dengan unit pemerintah daerah ditugaskan untuk menangkap pelanggar.

Sementara itu, hukuman yang dihadapi oleh vapers tertangkap menggunakan perangkat di ruang terlarang, akan tergantung pada peraturan setempat yang diberlakukan oleh wilayah atau kota di mana pengguna akan ditangkap.

(Via CNN)

Comments

Comments are closed.