APVI: Vape Store di Jakarta Masih Boleh Beroperasi Selama PSBB, Asal Patuh Aturan dan Protokol Kesehatan

News | Senin, 14 September 2020

Mulai Senin (14/9/2020), DKI Jakarta kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat layaknya yang diberlakukan pada awal pandemi virus korona (coronavirus atau COVID-19). Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) mengingatkan para pelaku usaha dan konsumen rokok elektrik (vape) untuk terus mematuhi protokol kesehatan.

“Kami mendukung langkah pemerintah DKI Jakarta untuk memutus rantai dan menurunkan angka penyebaran virus korona. Kami mengimbau vape store yang berhubungan langsung dengan banyak orang, serta para vapers untuk terus mematuhi protokol kesehatan,” kata Ketua APVI, Aryo Andrianto kepada Vapemagz Indonesia, Senin (14/9/2020).

APVI sudah memberikan arahan kepada seluruh anggotanya untuk mengikuti instruksi dari pemerintah DKI terkait protokol kesehatan. Dengan begitu diharapkan penyebaran COVID-19 tidak semakin meluas dan kesehatan masyarakat tetap terlindungi.

Aryo menyebut saat ini vape store masih diizinkan beroperasi lantaran masuk dalam salah satu daru 11 sektor usaha yang diizinkan untuk tetap berkegiatan selama pemberlakuan PSBB. Industri vape masuk dalam sektor kebutuhan sehari-hari.

Namun vape store di DKI Jakarta beroperasi layaknya restoran dan kafe, yang tidak melayani dine in dan hanya melayani take away dan delivery. Vape store tidak diizinkan menjadi tempat perkumpulan para vapers selama pemberlakuan PSBB total jilid II ini.

“Apa yang kita jual itu kan jadi kebutuhan dan memang produk kita bisa dibilang lumayan dibutuhkan. Tapi hanya jalur pembeliannya yang agak riskan jika vapers memilih datang langsung ke vape store. Jadi kami sarankan jalur perdagangan dilakukan secara online agar tidak terjadi kontak langsung,” ujar Aryo.

“Kita tetap harus mematuhi apa saja yang sudah ditentukan pemerintah, seperti social distancing dan berbagai protokol kesehatan. Ada caranya industri ini bisa menghadapi pandemi dan mematuhi aturan PSBB,” ucap Aryo.

APVI

APVI juga mendorong para pelaku usaha untuk melakukan inovasi dalam menghadapi masa PSBB ini. Salah satunya dengan mengadakan promo belanja online dan pesan antar, serta vape store yang melayani Drive Through.

Setidaknya ada 6 imbauan untuk vapers dan vape store yang diserukan oleh APVI, salah satunya agar vape store tidak menerima coiling atau wicking, supaya vapers melakukan coiling dan wicking sendiri di rumah selama pandemi.

Para pengguna rokok elektrik juga diwajibkan untuk sering membersihkan peralatannya dengan disinfektan atau alcohol swap, begitu pula dengan vape store yang wajib melakukan sanitasi dengan disinfektan atau sabun setidaknya sehari sekali.

“Kepada para pengguna rokok elektrik kami meminta tidak menghembuskan uap kepada orang-orang di sekitarnya. Mari kita vaping dengan etika dan sikap yang benar. Kami ingin periode sulit ini segera berlalu dan kembali menjalani aktivitas seperti semula,” ujar Aryo.

(Thomas Rizal/Vapemagz Indonesia)

Comments

One response to “APVI: Vape Store di Jakarta Masih Boleh Beroperasi Selama PSBB, Asal Patuh Aturan dan Protokol Kesehatan”

  1. Zakka utama says:

    Bener jga nih walaupun PSBB tapi yg nama nya usaha tetap berjalan kalau kitu ikut lockdown anak dan keluarga kita mau makan apa 😂 yang penting kita masih mengikuti protokol kesehatan karna kalau kita terjangkit bukan kita saja yg sakit tpi keluarga, tetangga dan saudara kita jga ikut terkena oleh virus yg tidak terlihat wujud nya sampai skrng 😅 semoga covid 19 cpat berlalu dan negara kita Indonesia menjadi normal kembali untuk beraktifitas 🤲

    IG : zakka_ utama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *