Penelitian di India Buktikan Vape Lebih Aman Ketimbang Rokok Konvensional

By Vapemagz | Lifestyle | Selasa, 3 Maret 2020

Tren penggunaan rokok elektronik atau yang lebih populer dengan vape cukup berkembang beberapa tahun terakhir. Jenis rokok yang menggunakan uap berperisa dan alat bertenaga baterai tersebut diminati karena rasa dan dampak kesehatannya. Banyak yang berpendapat bahwa risiko dari penggunaan vape lebih rendah dari rokok konvensional. Bahkan sebagian orang beralih ke vape untuk menghilangkan kecanduan rokok konvensional.

Menurut sebuah riset yang dipublikasikan di Indian Journal of Clinical Practice (IJCP), e-cigarette atau Electronic Nicotine Delivery System (ENDS) memiliki risiko yang lebih rendah untuk kesehatan dibandingkan dengan rokok konvensional yang menggunakan pembakaran asap.

Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Rajeshwar N. Sharan bersama tim dari North-Eastern Hill University di Shillong, India ini membandingkan kandungan toksin nikotin serta berbagai zat kimia lainnya seperti ion logam yang diproduksi dari vape dan rokok konvensional.

“Review sistematis dan meta-analisis ini adalah upaya pertama para ahli India untuk mengaudit aspek kesehatan dan keamanan dari merokok konvensional maupun ENDS untuk mengevaluasi secara objektif kesesuaian ENDS sebagai alternatif yang dengan risiko lebih rendah dari rokok konvensional,” tutur Sharan.

Indianexpress
Kehadiran ENDS bisa membantu sekitar 106 juta perokok di India beralih ke produk yang lebih tidak berbahaya.

Dari hasil riset peneliti menemukan bahwa bahan kimia beracun seperti karsinogen dan zat beracun lainnya dalam rokok konvensional ditemukan secara signifikan lebih banyak dibandingkan dengan vape.

“Contohnya ion logam Kadmium, yang merupakan karsinogen Kelas 1, zat beracun yang akan memengaruhi sistem pernapasan, reproduksi, serta perkembangan, ditemukan 1,369 kali lebih tinggi di asap rokok dibandingkan dengan uap yang dihasilkan ENDS,” jelas Prof. Sharan.

Peneliti dalam riset tersebut berpendapat bahwa rokok elektronik mengandung beberapa zat toksin yang terkandung dalam tembakau namun dalam tingkatan yang jauh lebih rendah. Menurut Prof Sharan, kehadiran produk ENDS bisa membantu sekitar 106 juta perokok di India beralih ke produk yang lebih tidak berbahaya ketimbang rokok konvensional.

Senada dengan penelitian tersebut, dilansir dari laman John Hopkins Medicine vape hampir tidak diragukan lagi mengekspos zat kimia toksin lebih sedikit dibandingkan dengan rokok konvensional. Dengan adanya riset-riset yang menyatakan vape memiliki risiko yang lebih rendah dari rokok konvensional. Vape diharapkan bisa menjadi alternatif khususnya bagi para perokok yang sulit berhenti namun ingin mengurangi risiko bagi kesehatan.

(Via Indianexpress)

Comments

Comments are closed.