Larangan Rokok Elektrik di India Gagal Turunkan Tren Penggunaan Vape

By Vapemagz | Lifestyle | Jumat, 31 Juli 2020

Delapan bulan setelah larangan vape diberlakukan di India, efektivitas larangan ini untuk menghentikan orang-orang menggunakan produk vapor ternyata tidak terbukti. Sementara produk resmi dan berkualitas seperti JUUL tidak lagi tersedia di India, orang-orang malah membeli produk murah dan berkualitas rendah dari toko tembakau lokal.

Musim Panas tahun lalu, Kementerian Kesehatan Union telah menyiapkan Larangan Rokok Elektrik dan undang-undang ini telah diberlakukan mulai Januari 2020. Undang-undang ini secara resmi melarang produksi, perdagangan, transportasi, penyimpanan dan iklan dari rokok elektronik di seluruh India.

Pelanggar berpotensi menghadapi hukuman penjara hingga satu tahun atau denda hingga 100.000 rupee, bahkan keduanya. Padahal, sejumlah dokter lokal telah meminta pemerintah seharusnya melakukan lebih banyak penelitian sebelum mengeluarkan larangan.

“Ada bukti dari Inggris yang menunjukkan rokok elektrik bisa digunakan sebagai alat penghentian merokok. Jadi penelitian di India seharusnya lebih banyak dilakukan lagi oleh pemerintah dan organisasi kesehatan,” kata Dr Bharat Gopal, Pulmonolog Senior dan Direktur National Chest Centre di Delhi.

Vapingpost
India telah melarang peredaran dan penjualan rokok elektrik.

Laporan terbaru dari India menunjukkan bahwa sejak larangan tersebut diberlakukan, orang masih dapat membeli produk vaping dari toko tembakau lokal atau bahkan secara daring. Larangan ini hanya membuat produk resmi (legal) dan berkualitas tinggi tidak lagi dapat ditemukan, sehingga vapers kini beralih ke versi murah dan berkualitas rendah.

Samrat Chowdhery dari Asosiasi Vapers India mengatakan temuan ini hanya mendukung temuan di negara-negara lain yang melarang rokok elektrik seperti Meksiko, Brasil dan Thailand. Pasar gelap produk rokok elektrik justru menjadi booming setelah negara melarang peredaran dan penjualan rokok elektrik.

“Sulit untuk menegakkan peraturan karena nikotin tersedia dalam semua bentuk lainnya. Pemain resmi telah keluar dari pasar. Begitu industri pasar gelap muncul, tidak mungkin untuk mengendalikannya. Pemerintah melewatkan peluang emas untuk mengatur produk-produk ini,” katanya.

(Via Vapingpost)

Comments

Comments are closed.