IQOS Dapat Izin dari FDA, PMI: Ini Tonggak Sejarah Bagi Kesehatan Masyarakat

By Vapemagz | Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2020

Chief Executive Officer Philip Morris International (PMI) Andre Calantzopoulos menyambut baik keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (U.S. Food and Drug Administration atau FDA) yang telah memberikan izin pemasaran IQOS sebagai produk tembakau dengan risiko yang dimodifikasi (modified risk tobacco product atau MRTP).

Menurt Andre, keputusan ini merupakan tonggak bersejarah bagi kesehatan masyarakat. Hal itu menunjukkan produk heat not burn (HNB) andalan PMI itu merupakan produk tembakau yang secara fundamental berbeda dengan rokok.

“Keputusan FDA adalah tonggak sejarah bagi kesehatan masyarakat yang bersejarah. Banyak dari puluhan juta pria dan wanita Amerika yang merokok hari ini akan berhenti. Keputusan ini menginformasikan beralih sepenuhnya ke IQOS adalah pilihan yang lebih baik daripada terus merokok,” kata Calantzopoulos seperti dikutip dari AFP.

Menurut Calantzopoulos, hal mendesak yang sangat diperlukan adalah diskusi sosial serta arah kebijakan yang secara mendasar berbeda sehingga dapat membuat para perokok dewasa pria maupun wanita yang memilih untuk tetap merokok untuk segera beralih ke produk alternatif bebas asap yang telah terbukti secara ilmiah.

“IQOS adalah produk yang secara fundamental berbeda dari rokok yang dibakar dan harus diregulasi dengan cara yang juga berbeda, seperti yang diakui FDA. Sekarang, lebih dari sebelumnya, terdapat kebutuhan mendesak akan pembahasan yang secara fundamental berbeda mengenai pendekatan kolaboratif untuk mencapai masa depan bebas asap,” ucap Calantzopoulos.

Keputusan FDA memberikan contoh penting tentang bagaimana pemerintah dan organisasi kesehatan masyarakat dapat mengatur produk alternatif bebas asap dengan cara membedakannya dari rokok konvensional guna melindungi dan mendukung kesehatan masyarakat.

Bloomberg
CEO PMI, Andre Calantzopoulos

“Kami sangat senang bahwa keputusan penting ini akan membantu memandu pilihan bagi perokok dewasa di Amerika Serikat. Pilihan terbaik untuk kesehatan adalah tidak pernah merokok sama atau berhenti sama sekali. Bagi mereka yang tidak berhenti merokok, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah beralih ke produk bebas asap yang telah diuji dan dibuktikan secara ilmiah,” paparnya.

Pada tanggal 31 Maret 2020, PMI memperkirakan bahwa sekitar 10,6 juta perokok dewasa di seluruh dunia telah berhenti merokok dan beralih ke IQOS. Ia juga menyakini, FDA tersebut dapat membantu mempercepat transisi perokok dewasa di Amerika Serikat untuk meninggalkan rokok.

“Kami bersama dengan pemegang lisensi kami di Amerika Serikat, Altria berkomitmen untuk mencegah penggunaan yang tidak diinginkan dan sepenuhnya mendukung fokus FDA dalam melindungi generasi muda,” kata Calantzopoulos menjelaskan.

Keputusan FDA merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan PMI untuk mengedepankan ilmu pengetahuan, seiring dengan upaya untuk mengganti rokok dengan produk alternatif bebas asap sesegera mungkin. Calantzopoulos berharap dapat bekerja dengan FDA untuk memberikan informasi tambahan yang mungkin dibutuhkan untuk memasarkan IQOS dengan klaim pengurangan risiko.

“Memanfaatkan inovasi seperti IQOS untuk mempercepat penurunan perokok secara signifikan adalah kesempatan di abad ini. Peraturan yang komprehensif dan berbasis ilmu pengetahuan dapat membantu para perokok dewasa yang sulit berhenti merokok untuk beralih ke pilihan yang lebih baik. Serta secara bersamaan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

(Via AFP)

Comments

Comments are closed.