Beralih ke Vaping Buat Perokok di Inggris Hemat Hingga Rp13,7 juta per Tahun

By Vapemagz | Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019

Produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik dianggap sebagai solusi yang tepat, untuk membuat perokok beralih ke produk yang relatif lebih aman (harmless). Selain demi kesehatan diri, penelitian teranyar menemukan beralih ke vaping juga lebih baik bagi kesehatan kantong para perokok.

Penelitian yang dilakukan oleh University College London (UCL) dan diterbitkan dalam jurnal Addiction mengungkapkan perokok dapat menghemat sekitar GBP 780 per tahun dengan beralih ke rokok elektrik. Jika dikonversikan ke mata uang lokal, maka dengan beralih ke vaping perokok dapat menghemat sekitar Rp13,7 juta per tahun, selain tentunya mengurangi risiko kanker.

Para ilmuwan di University College London menggunakan data dari survei terhadap 859 orang dewasa di Inggris yang merokok atau vaping. Perokok diestimasikan menghabiskan sekitar GBP1.200 per tahun atau sekitar Rp21,1 juta untuk kebiasaannya membakar tembakau. Perhitungan para peneliti didasarkan pada rata-rata sekitar enam batang per hari. Mereka yang masih menggunakan rokok menghabiskan sekitar GBP23,09 dalam seminggu rata-rata.

Sementara itu, mantan perokok yang beralih ke produk nikotin lainnya hanya menghabiskan GBP8,59. Mereka yang melakukan vape hanya perlu membayar GBP417, hampir sepertiga dari biaya merokok. Artinya, para perokok dapat menabung sekitar GBP13 atau sekitar Rp230 ribu setiap minggu. Penghematan uang ini tentu menambah insentif lain untuk beralih dari kebiasaan merokok konvensional ke rokok elektrik.

“Penghematan biaya hingga sepertiga dari total biaya merokok menjadi faktor penting yang mendorong keinginan mereka untuk berhenti. Studi kami menunjukkan bahwa jika orang beralih sepenuhnya ke produk-produk alternatif seperti rokok elektrik atau NRT (Nicotine Replacement Therapy), penghematan lebih besar dapat dilakukan,” kata Dr Sarah Jackson, penulis utama studi tersebut.

Twitter @UCLPopHealthSci
Perokok dapat menghemat sekitar GBP 780 per tahun dengan beralih ke rokok elektrik. (ZAL)

Rokok elektrik termurah seharga GBP8,03, sementara produk pengganti nikotin lainnya seperti patch atau permen karet lebih mahal, yakni sekitar GBP10,05 per minggu. Berbagai rokok elektronik dapat dibeli secara online seperti melalui Amazon dengan harga antara GBP11 dan GBP30, dengan paket isi ulang mulai dari GBP4 hingga GBP15 untuk hingga 12 botol. Sementara itu, harga sebungkus rokok berkisar GBP12 untuk isi 20 batang.

“Sementara penghematan biaya absolut akan bervariasi sesuai dengan pola penggunaan individu, kami memperkirakan bahwa mantan perokok yang telah beralih ke rokok elektrik atau NRT menghabiskan sekitar GBP13-15 lebih rendah per minggu daripada perokok rata-rata. Karena itu, biaya produk-produk ini seharusnya tidak membuat orang enggan menggunakannya untuk membantu mereka berhenti merokok,” tambah Dr Jackson.

Sementara itu, Kruti Shrotri, manajer pengendalian tembakau Cancer Research UK, mengatakan rokok elektrik ialah salah satu alternatif yang dapat membantu orang untuk berhenti merokok. Adapun menghentikan kebiasaan merokok ialah satu-satunya hal terbaik yang dapat dilakukan perokok untuk kesehatan mereka.

“Kami membutuhkan lebih banyak penelitian untuk menentukan efek jangka panjangnya, tetapi penelitian sejauh ini menunjukkan bahwa rokok elektrik kurang berbahaya daripada tembakau konvensional. Dengan harga yang lebih terjangkau, ini merupakan opsi alternatif bagi perokok yang ingin berhenti dan melakukan penghematan,” ujarnya.

(Thomas Rizal/Via Daily Mail)

Comments

Comments are closed.