Karena Vaping Di Dalam Rumah, Pria Asal Indiana Diduga Membunuh Saudara Kandungnya

By Bayu Nugroho | News | Minggu, 23 Juni 2019

Seorang lelaki asal Indiana didakwa atas kematian saudara lelakinya yang berusia 15 tahun setelah dia diduga meninju kepala bagian samping, karena melakukan vaping di dalam ruangan pada tanggal 8 Juni 2019.

Tyler M. Kiger, 21 tahun, didakwa melakukan pembunuhan tak disengaja pada hari Selasa setelah pihak berwenang menyatakan dia terlibat dalam kematian saudaranya Michael Kiger, 15 tahun.

Kantor kepolisian La Porte merilis pernyataan yang mengatakan Kiger “terlibat keributan” dengan adik laki-lakinya pada malam 7 Juni yang pada akhirnya menyebabkan kematiannya pada hari berikutnya. Kiger menjadi kesal dengan adik lelakinya, karena vaping di dalam rumah nenek mereka dan meninju dia di sisi kiri kepalanya, akhirnya mematahkan tengkoraknya.

Michael memberi tahu bahwa dia telah dipukuli oleh saudaranya. Detektif Kepolisian Sersan, Adam Hannon, mengungkapkan selama persidangan Michael mengeluh sakit di kepalanya. “Dia menyebutkan bahwa dia mengalami kesulitan mendengar dari salah satu telinganya,” kata Hannon.

South Bend Tribune
Tyler M. Kiger bisa menghadapi ancaman hukuman penjara mulai dari satu hingga enam tahun.

Rekaman pengadilan menyatakan bahwa sikap Michael berubah dari “panik” menjadi “lambat” begitu polisi tiba di tempat kejadian. Alih-alih pergi ke rumah sakit, Michael dibawa ke rumah ibunya di La Porte, di mana ia ditemukan sudah tidak memberi respon.

Lalu Michael dibawa ke rumah sakit daerah di mana dia kemudian dinyatakan meninggal. Menurut laporan, penyebab kematian resmi Michael adalah pukulan di bagian kepala. Kiger ditangkap pada hari Selasa dan ditahan di Penjara Wilayah La Porte hanya dengan uang jaminan USD 15.000.

(Via WSBT)

Comments

Comments are closed.